Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/ <p>Website Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains adalah arsip prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Biologi dan Departemen Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Iimu Pendidikan Universitas Wiralodra</p> en-US [email protected] (Lesy Luzyawati) Wed, 07 Jan 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.1.2.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PROFIL KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS XI DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI TIGA SMA KOTA BANDUNG https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/320 Keterampilan pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran Biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil keterampilan pemecahan masalah siswa kelas XI dalam pembelajaran Biologi di tiga SMA Kota Bandung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 101 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis berbentuk soal uraian yang dikembangkan berdasarkan tahapan pemecahan masalah menurut Polya, meliputi memfokuskan masalah, mendeskripsikan masalah, merencanakan solusi, menerapkan solusi, dan mengevaluasi solusi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif untuk memperoleh persentase capaian pada setiap indikator keterampilan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan pemecahan masalah siswa masih berada pada kategori rendah hingga sedang dan belum berkembang secara merata pada seluruh tahapan. Indikator tahap awal pemecahan masalah memiliki capaian yang relatif lebih tinggi dibandingkan indikator tahap lanjutan yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam merencanakan, menerapkan, dan mengevaluasi solusi secara sistematis. Oleh karena itu, pembelajaran Biologi perlu dirancang lebih berpusat pada siswa dan menekankan proses pemecahan masalah secara utuh untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah siswa secara optimal. Chyntia Rahmawati , Kusnadi Kusnadi, Rini Solihat Copyright (c) https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/320 Wed, 07 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN WORDWALL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH DAN MINAT SISWA SMAN 2 INDRAMAYU https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/321 Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi, khususnya keterampilan pemecahan masalah. Namun, proses pembelajaran di sekolah masih cenderung berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dan kemampuan pemecahan masalah belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan minat belajar siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Wordwall. Penelitian ini menggunakan metode Lesson Study yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II, dengan tahapan perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan refleksi (see). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI-4 SMA Negeri 2 Indramayu yang berjumlah 30 siswa. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan pemecahan masalah dan angket minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata keterampilan pemecahan masalah siswa dari 78,83 pada Siklus I menjadi 88,66 pada Siklus II. Selain itu, hasil angket menunjukkan respon positif siswa terhadap penggunaan media Wordwall yang mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media Wordwall efektif dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan minat belajar siswa kelas XI SMA Negeri 2 Indramayu. Iqlima Nur Afni, Nur Subhki, Sari Ayu Trisna Copyright (c) https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/321 Wed, 07 Jan 2026 06:26:44 +0000 PENERAPAN METODE GAME-BASED LEARNING BERBANTUAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN MOTIVASI SISWA PADA MATERI BAKTERI KELAS X SMAN 2 INDRAMAYU https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/323 Pembelajaran Biologi di jenjang Sekolah Menengah Atas masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya pada materi yang bersifat abstrak seperti bakteri, yang berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan motivasi belajar peserta didik. Dominasi metode ceramah serta keterbatasan media pembelajaran interaktif menyebabkan peserta didik cenderung pasif dan mengalami miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Game-Based Learning (GBL) berbantuan permainan ular tangga dalam meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa pada materi bakteri kelas X SMAN 2 Indramayu. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain pre-experimental tipe one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X-4 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest serta dianalisis menggunakan uji N-Gain untuk mengetahui tingkat keefektifan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah penerapan metode GBL berbantuan permainan ular tangga, dengan rata-rata nilai N-Gain sebesar 74,58% yang termasuk dalam kategori cukup efektif. Sebagian besar peserta didik menunjukkan peningkatan pemahaman konsep yang signifikan dan keterlibatan belajar yang lebih tinggi. Dengan demikian, penerapan metode Game-Based Learning berbantuan permainan ular tangga dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar peserta didik pada materi bakteri di SMA. Lulu Nurjanah, Nur Subkhi, Pramini Wahyuningsih Copyright (c) https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/323 Wed, 07 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA N 1 INDRAMAYU https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/324 Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dikembangkan dalam proses pembelajaran, namun kenyataannya pembelajaran di sekolah masih didominasi oleh metode konvensional yang berorientasi pada penghafalan. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada materi Sistem Peredaran Darah di kelas XI SMA Negeri 1 Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI-2. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan berpikir kritis dan angket respons siswa. Data dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, ditandai dengan peningkatan. Penerapan model Discovery Learning terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong aktivitas diskusi, serta melatih kemampuan menganalisis dan menyimpulkan konsep secara mandiri. Dengan demikian, model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Sistem Peredaran Darah. Khafifatul Hidayah, Lesy Luzyawati, Dessilia Senja Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/324 Wed, 07 Jan 2026 06:48:20 +0000 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL PADA MATERI BAKTERI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA DI SMA NEGERI 2 INDRAMAYU https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/326 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi kelas X di SMA Negeri 2 Indramayu. Penelitian dilaksanakan dalam kegiatan Lesson Study selama Program Pengalaman Lapangan (PPL) dengan menggunakan dua siklus pembelajaran, yaitu Siklus I dan Siklus II. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan (plan), pelaksanaan (do), dan refleksi (see). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X-8, dengan materi pembelajaran Struktur Bakteri serta Reproduksi Bakteri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar (posttest), observasi, dan refleksi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran PBL. Nilai rata-rata hasil belajar pada Siklus I sebesar 75,13 dengan persentase ketuntasan 66,67%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 79,74 dengan persentase ketuntasan 69,23%. Selain peningkatan hasil belajar, penerapan PBL juga mampu meningkatkan keaktifan, kemampuan berpikir kritis, serta kerja sama peserta didik dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning melalui Lesson Study efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar Biologi peserta didik. Dimas Ayu, Nur Subkhi, Pramini Wahyuningsih Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/326 Wed, 07 Jan 2026 00:00:00 +0000 INTEGRASI E MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI VIRUS DI KELAS X SMA NEGERI 1 INDRAMAYU https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/327 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis siswa melalui integrasi e-modul berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi virus di kelas X SMA Negeri 1 Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.6 Tahun ajaran 2025/2026. Instrumen penelitian ini meliputi tes pretest dan postest, lembar observasi aktivitas pembelajaran, serta dokumen. Analisis data dilakukan dengan menghitung peningkatan nilai menggunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada setiap siklus. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 67,3 dan postest sebesar 90,8 dengan nilai N-Gain 0,66 (kategori sedang). Pada siklus II nilai rata-rata pretest sebesar 62,2 dan postest menjadi 98,6 dengan N-Gain sebesar 0,98 (kategori tinggi) serta ketuntasan belajar mencapai 96%. Hasil observasi menunjukan peningkatan kualitas proses pembelajaran dan keterlibatan aktif siswa. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa integrasi e-modul berbasis Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi virus. Listiani Listiani, Lesy Luzyawati, Dessilia Senja Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/327 Wed, 07 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGGUNAAN WORDWALL SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP BIOLOGI SISWA KELAS XI SMAN 1 INDRAMAYU https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/330 Pembelajaran biologi pada materi sistem peredaran darah masih menjadi tantangan dan sering menimbulkan kesulitan bagi siswa karena materinya bersifat abstrak, kondisi ini menjadi penyebab rendahnya pemahaman konsep biologi siswa. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dan membantu memperjelas konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Wordwall sebagai media interaktif terhadap pemahaman konsep biologi siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas XI-4 SMAN 1 Indramayu yang berjumlah 36 siswa. Data dikumpulkan melalui tes pretest-posttest, lembar observasi, dan angket respon siswa, kemudian data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman konsep siswa yang ditandai dengan meningkatnya nilai N Gain dari siklus I ke siklus II. Selain itu, angket respon siswa menungjukkan kategori sangat baik. Dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan media interaktif Wordwall dapt membantu siswa memahami konsep biologi secara lebih mendalam. Addena Muthia Nur Indah, Lesy Luzyawati, Dessilia Senja Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/330 Wed, 07 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI SISWA MELALUI MODEL TGT BERBANTUAN MEDIA GEOGEBRA https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/316 Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada materi rotasi. Tujuan penelitian adalah meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa melalui penerapan mode TGT dengan media edukatif kahoot dan berbantuan media GeoGebra untuk membantu visual. Subjek penelitian merupakan 33 siswa kelas XI-8 SMAN 1 Indramayu Peneltian ini dilaksanakan dengan dua siklus dengan instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar materi rotasi, lembar observasi aktivitas guru, dan angket motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan: rata-rata skor hasil belajar meningkat dari 46,67 dengan ketuntasan 12,12% pada Siklus I menjadi 85,82 dengan ketuntasan 87,88% pada Siklus II. Motivasi belajar juga mengalami peningkatan dari rata-rata 4,03 (97% siswa termotivasi) pada Siklus I menjadi 4,60 dengan seluruh siswa (100%) termotivasi pada Siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa, penerapan model TGT berbantuan GeoGebra terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa pada materi rotasi. Riska Amanda, Rosyadi Rosyadi, Dawud Supriyatno Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/316 Wed, 07 Jan 2026 04:02:22 +0000 PENERAPAN PENDEKATAN CTL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI SISWA PADA MATERI BARISAN DAN DERET DI KELAS X SMAN DI INDRAMAYU https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/317 Pembelajaran matematika pada materi barisan dan deret seringkali menimbulkan kesulitan bagi siswa karena sifatnya yang abstrak, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang mampu mengaitkan konsep dengan pengalaman nyata agar hasil belajar dan motivasi siswa dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam rangka meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa pada materi barisan dan deret di kelas X SMAN 2 Indramayu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 peserta didik kelas X-6 SMAN 2 Indramayu. Instrumen pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, angket motivasi, lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dan motivasi siswa dari Siklus I dan Siklus II. Rata-rata skor hasil belajar meningkat dari 69,78 menjadi 82,06 dengan presentase ketuntasan klasikal naik dari 59,37% menjadi 81,25%. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor motivasi dari 3,52 menjadi 3,58 serta presentase siswa yang termotivasi dari 34% menjadi 47%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan CTL, melalui penyajian masalah kontekstual, penggunaan media visual dan pembelajaran yang bermakna efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa. Dengan demikian, pendekatan CTL dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran matematika untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Putri Nurhaeni, Nandang Nandang, Tatun Aplihah, Uju Darmanto Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/317 Wed, 07 Jan 2026 04:15:13 +0000 ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA BILANGAN BERPANGKAT KELAS X MA MA’ARIF WALISONGO KEDUNGWUNI https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/319 Pemahaman konsep matematis merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa agar dapat memahami, mengaitkan, dan menerapkan konsep matematika secara bermakna. Namun, dalam praktik pembelajaran, siswa masih cenderung menghafal rumus tanpa memahami konsep secara mendalam, khususnya pada materi bilangan berpangkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X pada materi bilangan berpangkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 22 siswa kelas X MA Ma’arif Walisongo Kedungwuni yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian sebanyak lima butir soal yang disusun berdasarkan indikator kemampuan pemahaman konsep matematis, serta wawancara semi-terstruktur untuk memperkuat hasil analisis. Penilaian tes menggunakan rubrik analitik, dan hasilnya diklasifikasikan ke dalam kategori tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berada pada kategori sedang, dengan 5 siswa berkategori tinggi, 12 siswa berkategori sedang, dan 5 siswa berkategori rendah. Kesulitan yang paling banyak ditemukan meliputi kesalahan dalam menerapkan sifat-sifat bilangan berpangkat, ketidaktepatan memilih prosedur perhitungan, serta keterbatasan dalam memberikan alasan konseptual pada penyelesaian soal. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa belum terbentuk secara optimal dan masih memerlukan penguatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, penggunaan contoh kontekstual, dan latihan yang menuntut penalaran matematis. Alya Adila, Hikmatul Laila, Nurina Hidayah, Sayyidatul Karimah Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/319 Wed, 07 Jan 2026 06:21:55 +0000 PENERAPAN METODE TGT BERBANTUAN MEDIA ZIP QUIZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MOTIVASI SISWA PADA MATERI REFLEKSI KELAS XI-6 SMAN 1 INDRAMAYU https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/322 Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa pada materi refleksi dengan mengguakan metode Teams Games Tournament (TGT) yang didukung media Zip Quiz . Yang menjadi subjek penelitian mencakup 36 peserta didik kelas XI-6 SMAN 1 Indramayu, namun hanya 33 siswa yang dinilai karena tiga siswa tidak mengikuti salah satu siklus. Penelitian dijalankan melalui dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa 55,00 dengan ketuntasan 24,242% (8 siswa), naik pada siklus II menjadi 77,73 dengan ketuntasan 72,727% (24 siswa). Motivasi siswa turut meningkat dari 90,91% pada siklus I menjadi 93,94% pada siklus II. Dengan demikian, metode TGT berbantuan Zip Quiz efektif meningkatkan prestasi belajar dan motivasi siswa pada materi refleksi matematika. Annisa Nur Oktavia, Luthfiyati Nurafifah, Dawud Supriyatno Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/322 Wed, 07 Jan 2026 06:35:31 +0000 ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA MATERI BILANGAN RASIONAL SISWA KELAS VII DI SMP MUHAMMADIYAH WONOPRINGGO https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/325 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Wonopringgo pada materi bilangan rasional berdasarkan indikator Permendikbud No. 58 Tahun 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif-kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 21 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen utama berupa tes pemahaman konsep berbentuk esai dan pedoman wawancara untuk triangulasi data. Analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif dengan kriteria standar deviasi, sedangkan analisis kualitatif mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori sedang (61,9%), diikuti kategori rendah (23,8%), dan kategori tinggi (14,3%). Siswa menunjukkan penguasaan yang baik dalam menyatakan ulang konsep dan memberikan contoh, namun mengalami hambatan signifikan dalam mengklasifikasikan objek serta menerapkan konsep secara logis. Temuan mengungkap dominasi pemahaman instrumental, di mana siswa mampu melakukan prosedur hitung namun gagal memberikan justifikasi logis dan cenderung mengabaikan langkah pemeriksaan kembali (looking back). Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pendekatan pembelajaran kontekstual untuk memperkuat jembatan antara kemampuan prosedural dan penalaran logis siswa. Efti Puji Lestari, Nurul Khikmah, Nurina Hidayah, Sayyidatul Karimah Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/325 Wed, 07 Jan 2026 06:53:02 +0000 METODE COOPERATIVE LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA CANVA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/328 Pembelajaran pada topik Perbandingan Trigonometri masih sering mengandalkan pendekatan serta alat tradisional, yang berdampak pada menurunnya prestasi dan semangat belajar siswa. Oleh sebab itu, diperlukan pendekatan yang mampu meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa, salah satunya adalah pendekatan Cooperative Learning (CL) dengan dukungan media Canva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pendekatan Cooperative Learning (CL) berbantuan Canva dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sistem Persamaan dan Perbandingan Trigonometri. Penelitian ini dilakukan di MAN 1 Indramayu dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Siswa kelas X-5 yang dijadikan subjek penelitian berjumlah 23 siswa. Penilaian formatif yang mengukur hasil belajar matematika siswa dan angket yang mengukur motivasi siswa merupakan alat yang digunakan dalam penelitian ini. Pada akhir siklus implementasi, alat ini disediakan. Hasil pengolahan data dari hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh rata-rata 24,57 dengan presentase 10,43% hal ini dapat dikatakan bahwa kriteria pada tindakan siklus I tergolong rendah. Pada siklus II diperoleh rata-rata 41,74 dengan presentase 76,52% hal ini dapat dikatakan bahwa tindakan siklus II mengalami peningkatan atau tergolong ke dalam kriteria sangat tinggi. Pada siklus I hasil pendataan motivasi siswa sebesar 17,39% karena target motivasi belajar siswa sebesar 75%, sedangkan pada silus I motivasi siswa dalam belajar sangat rendah atau bahkan tidak ada sama sekali. Karena target pembelajaran mencapai 75%, maka presentase motivasi mengalami peningkatan menjadi 76,52% pada siklus II. Pada siklus II motivasi belajar siswa tinggi atau termotivasi selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil diatas peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan pendekatan Cooperative Learning (CL) dengan media Canva dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi X-5 MAN 1 Indramayu pada materi Perbandingan Trigonometri. Milda Nurzizah Maulani, Mellawaty Mellawaty, Sodikin Sodikin Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/328 Wed, 07 Jan 2026 07:03:16 +0000 ANALISIS KESALAHAN BERBASIS NEWMAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/329 Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika masih sering terjadi, khususnya pada tahap penulisan jawaban akhir, yang berdampak pada rendahnya ketepatan hasil belajar matematika. Kondisi ini menunjukkan perlunya penelitian yang secara khusus mengidentifikasi jenis dan penyebab kesalahan siswa melalui analisis kesalahan Newman. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan subjek dalam penelitian adalah siswa kelas IX SMP Negeri 4 Kota Pekalongan Tahun Ajaran 2025/2026. Artikel ini akan mengkaji kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi bangun ruang sisi lengkung dengan menggunakan teori newman. Teknik analisis data meliputi tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan data. Berdasarkan hasil analisis, ada 10,04% kesalahan membaca, 12,97% kesalahan pemahaman masalah, 9,62% kesalahan transformasi, 21,13% kesalahan keterampilan proses, 46,23% kesalahan menulis jawaban akhir. Temuan ini menunjukkan bahwa persentase kesalahan tertinggi terdapat pada kesalahan menulis jawaban akhir, hal ini diakibatkan karena siswa menganggap sudah menjawab pertanyaan tersebut namun, lupa akan proses encoding yang mengharuskan siswa mengubah hasil perhitungan menjadi jawaban lengkap atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang paling dominan dilakukan oleh siswa adalah kesalahan menuliskan jawaban akhir (Encoding error). Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar siswa belum terbiasa menyajikan kesimpulan secara sistematis dan tepat berdasarkan proses penyelesaian yang dilakukan. Kondisi tersebut menegaskan perlunya penerapan pembelajaran yang menitikberatkan pada pelaksanaan perhitungan secara terstruktur serta pemberian latihan prosedural secara berkesinambungan. Selain itu, guru diharapkan dapat memperkuat pendekatan berbasis analisis kesalahan newman sebagai upaya untuk meminimalkan terulangnya kesalahan serupa dalam proses penyelesaian soal. Kartika Dewi Rencani, Rafika Hanani, Nurina Hidayah, Sayyidatul Karimah Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/329 Wed, 07 Jan 2026 07:17:14 +0000 ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP OPERASI HITUNG BILANGAN CACAH SISWA KELAS IV SD https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/332 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep operasi hitung bilangan cacah pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Aspek yang dikaji meliputi kemampuan siswa dalam menerapkan konsep penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian melalui penyelesaian soal uraian kontekstual dengan metode bersusun pendek dan porogapit. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui tes terhadap siswa kelas IV SDN 02 Kuripan Kidul tahun ajaran 2025/2026 yang dikategorikan ke dalam kelompok kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40% siswa berkemampuan tinggi mampu memenuhi seluruh indikator pemahaman konsep secara sistematis. Sebanyak 50% siswa berkemampuan sedang memahami jenis operasi hitung namun mengalami kendala ketelitian pada algoritma perhitungan. Sementara itu, 10% siswa berkemampuan rendah kesulitan memahami konteks soal cerita dan langkah algoritmik. Secara umum, hambatan utama siswa terletak pada prosedur pengurangan dengan teknik meminjam dan pembagian berulang. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya rancangan strategi pembelajaran yang lebih menekankan pada penguatan konsep dasar algoritmik bagi siswa sekolah dasar. Luthfy Ulya Lazima, Arum Velia Herawati, Nurina Hidayah, Sayyidatul Karimah Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/332 Wed, 07 Jan 2026 07:49:33 +0000 PENERAPAN E-MODUL INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MINAT SISWA PADA MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA DI KELAS X SMAN DI INDRAMAYU https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/333 Sebuah pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan menarik harus digunakan untuk menyelesaikan masalah pembelajaran yang masih terkait dengan pencapaian hasil belajar yang buruk dan minat peserta didik dalam memahami materi rangkaian dan deret aritmatika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan minat siswa dalam materi barisan dan deret aritmatika di sekolah menengah atas melalui penggunaan e-modul interaktif. Penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan dalam dua siklus pembelajaran dan mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi untuk meningkatkan proses pembelajaran secara berkelanjutan. Siswa yang terlibat dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dari SMAN 2 Indramayu pada tahun akademik yang sedang berlangsung. Instrumen penelitian terdiri dari tes hasil belajar untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep siswa dan angket minat belajar untuk mengetahui perubahan sikap, motivasi, dan minat siswa terhadap pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek kognitif dan afektif siswa. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata hasil belajar pada setiap siklus, tercapainya ketuntasan belajar klasikal, dan peningkatan skor angket minat belajar pada aspek perhatian, motivasi, dan partisipasi aktif selama pembelajaran. Oleh karena itu, e-modul interaktif telah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran barisan dan deret aritmatika. Penelitian ini memiliki manfaat praktis untuk guru dan siswa. Salmah Alfauziah Dudayev, Nandang Nandang, Tatun Aplihah Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/333 Wed, 07 Jan 2026 08:13:11 +0000 PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING PADA MATERI BARISAN DAN DERET UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN MOTIVASI MATEMATIS SISWA DI KELAS X-8 SMAN 2 INDRAMAYU https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/334 Pembelajaran materi barisan dan deret masih menjadi kendala bagi siswa karena pembelajaran cenderung berfokus pada prosedur perhitungan, sehingga kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar matematika siswa melalui penerapan model Cooperative Learning tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 38 siswa kelas X-8 SMA Negeri 2 Indramayu tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, angket motivasi belajar, dan lembar observasi aktivitas pembelajaran. Data hasil belajar dianalisis secara deskriptif kuantitatif, sedangkan motivasi belajar dianalisis menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat dari 68,68 pada siklus I menjadi 80,13 pada siklus II dan 90,52 pada siklus III. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 29% pada siklus I, menjadi 53% pada siklus II, hingga mencapai 100% pada siklus III. Selain itu, motivasi belajar siswa mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya keterlibatan aktif siswa dalam diskusi dan kerja kelompok. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe STAD efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa pada materi barisan dan deret. Oktaviana Yulia Putri, Mochammad Taufan, Nono Surono Copyright (c) 2026 Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Sains https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/334 Wed, 07 Jan 2026 08:47:28 +0000