PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN ADAPTIF SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PGSD
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana implementasi model pembelajaran PGSD
(Problem Guided Solving Discovery) terhadap kemampuan penalaran adaptif matematis siswa. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, desain penelitian yang digunakan adalah
eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh kelas XI IPA SMA Negeri 19 Bone dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik
purposive sampling. Kelas eksperimen dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah
30 siswa dan kelas kontrol adalah kelas XI IPA 2 yang berarti 30 siswa. Kelas eksperimen akan
diberikan perlakuan dengan model pembelajaran PGSD (Problem Guided Solving Discovery), sedangkan
kelas kontrol tidak diberikan perlakuan dengan model pembelajaran Problem Solving. Instrumen
penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Hasil pengujian
dilakukan untuk melihat peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa melalui model pembelajaran
PGSD (Problem Guided Solving Discovery), dengan nilai rata-rata kelas eksperimen setelah
pembelajaran lebih tinggi yaitu 71.4550 dibandingkan nilai rata-rata kelas kontrol yaitu 49.3673. Hal ini
menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran PGSD (Problem Guided Solving
Discovery) telah meningkatkan kemampuan penalaran adaptif matematis siswa.