PENGEMBANGAN INSTRUMEN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI SISTEM EKSRESI

  • Lissa Lissa Universitas Wiralodra

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen keterampilan berpikir kritis pada sistem ekskresi di tingkat sekolah menengah. Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang perlu dan penting untuk dikembangkan pada kurikulum 2013 dan menjadi bekal siswa dalam menghadapi tantangan pada revolusi industri 4.0 dan kehidupan bermasyarakat. Namun, di sekolah berpikir kritis masih jarang dilatih dan diukur oleh guru. Oleh karena itu perlu dikembangkan instrumen keterampilan berpikir kritis untuk dapat melatih dan membiasakan siswa untuk berpikir tingkat tinggi. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Krangkeng. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research And Development, subjek penelitian pada ujicoba terbatas 15 anggota KIR SMAN 1 Krangkeng dan pada ujicoba skala luas 70 siswa kelas XI IPA SMAN 1 Krangkeng. Teknik sampling yang digunakan pada skala terbatas adalah purposive sampling dan pada skala luas dengan clusster random sampling. Tahap pengembangan dilakukan dengan 10 tahap menurut Brog and Gall. Instrumenyang dikembangkan berupa soal esai terbuka dengan indikator menurut Ennis. Hasil penelitian menyatakan instrumen valid dan reliabel berdasarkan validasi pakar dan ujicoba lapangan. Instrumen dinyatakan praktis digunakan berdasarkan tanggapan guru dan siswa, dan instrumen dinyatakan berpengaruh positif kepada hasil belajar siswa.

Published
2021-07-15
How to Cite
Lissa, L. (2021). PENGEMBANGAN INSTRUMEN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI SISTEM EKSRESI. Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Sains, 115-122. Retrieved from https://prosiding.biounwir.ac.id/article/view/121