PENGARUH PENDEKATAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yeng pembelajarannya menggunakan pendekatan problem posing. Penelitian ini dilakukan di SMK Nahdlatul Ulama (NU) Losarang, dengan subjeknya kelas X TKJ dan X TKR. Kelas X TKJ sebagai kelas eksperimen, sedangkan kelas X TKR sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Instrumen untuk mengumpulkan data penelitian kuantitatif berupa tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Berdasarkan hasil uji coba instrumen, nilai koefisien korelasi seluruh butir instrument ≥ 0,02 sehingga dinyatakan valid dan nilai t0 = 0,63 serta tkritis = 0,60. Karena t0 > tkritis artinya, instrumen reliabel. Uji statistik yang dipakai untuk analisis data kuantitatif yaitu uji normalitas, uji homogentitas, dan uji t dua sampel. Hasil pengolahan data kemampuan pemecahan masalah matematis yang pembelajarannya menggunakan pendekatan problem posing diperoleh rata-rata 68,3, varians 217,23, simpangan baku 14,7 dan koefisien variansi sebesar 21,52%. Sedangkan kemampuan pemecahan masalah matematis yang pembelajarannya tidak menggunakan pendekatan problem posing diperoleh rata-rata 48,2, varians 147,07, simpangan baku 12,01 dan koefisien variansi sebesar 25,01%. Hal ini berarti pendekatan problem posing terdapat pengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis.