PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA N 1 INDRAMAYU

  • Khafifatul Hidayah Universitas Wiralodra
  • Lesy Luzyawati Universitas Wiralodra
  • Dessilia Senja SMAN 1 Indramayu

Abstrak

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dikembangkan dalam proses pembelajaran, namun kenyataannya pembelajaran di sekolah masih didominasi oleh metode konvensional yang berorientasi pada penghafalan. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada materi Sistem Peredaran Darah di kelas XI SMA Negeri 1 Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI-2. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan berpikir kritis dan angket respons siswa. Data dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, ditandai dengan peningkatan. Penerapan model Discovery Learning terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong aktivitas diskusi, serta melatih kemampuan menganalisis dan menyimpulkan konsep secara mandiri. Dengan demikian, model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Sistem Peredaran Darah.
Diterbitkan
2026-01-07

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##