KEMAMPUAN OPERASI PERKALIAN SISWA TUNANETRA MENGGUNAKAN METODE JARIMATIKA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan operasi perkalian siswa tunanetra
menggunakan metode jarimatika, dan kendala yang dilalui serta sejauh mana siswa dapat menggunakan
metode jarimatika pada operasi perkalian. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa tunanetra SLBN 2
Indramayu kelas VI Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah dua siswa bernama Wahib dan Eka. Objek
dalam penelitian ini adalah kemampuan operasi perkalian menggunakan metode Jarimatik. Subjek penelitian
siswa tunanetra dipilih menggunakan strategi sampling pusposeful tipe sampling menurut Saifuddin Zuhri
Qudsy (2015: 217). Untuk menguji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, triangulasi
peneliti, triangulasi teoritis. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data sebagai berikut: 1. Wahib dapat
mengikuti proses pembelajaran yang dijelaskan oleh peneliti mengenai operasi perkalian menggunakan
metode jarimatika, kendala yang dilalui Wahib adalah kurang menguasai operasi penjumlahan puluhan dan
ratusan, kemampuan operasi perkalian Wahib menggunakan metode Jarimatika dari enam sampai sepuluh dan
sebelas sampai lima belas. 2. Kemampuan operasi perkalian Eka menggunakan metode Jarimatika kurang,
kendala yang dilalui Eka adalah kurang menguasai perkalian satu sampai lima, Eka kurang dapat
menggunakan metode jarimatika pada operasi perkalian. Hasil dari penelitian diatas dapat diketahui bahwa
siswa tunanetra dapat menggunakan metode jarimatika jika menguasai operasi perkalian satu sampai lima dan
menguasai operasi penjumlahan satuan, puluhan, dan ratusan.